Postingan

aku melanjutkan hidupku dengan membawa itu

Gambar
Tidak akan kamu temukan aku lagi pada manusia yang lain pada perasaan-perasaan yang lain Tidak akan karena aku selalu memilih untuk di sana Di dalam dirimu sendiri Di antara pilihan-pilihan yang pelik antara pulang atau tetap diam saja Kamu pernah jadi sebuah tempat berteduh yang menceritakan Tapi bukankah kamu tau Hujan selalu akan reda entah itu lama atau sebentar Dan kukira cuman sebentar Aku masih ingat betul bahwa aku pernah bilang  kamu adalah kado terindah yang pernah aku miliki, kado ulang tahun tepatnya kamu adalah kejutan yang tidak lagi ku jumpai pada antrian kedai kopi kamu adalah musim panas yang tidak akan ku saksikan lagi kamu adalah tentang segalanya yang nyata ataupun mustahil perasaan itu, jalan-jalan itu, adalah sesuatu yang lebih sering kusebut dengan kenangan ingat, aku tidak berdiam diri di masa lalu  aku cuma melanjutkan hidupku yang sekarang dengan membawanya and thats enough for me                ...

tentang sore yang muram

Gambar
kali ini bukan tentangmu juga ini tentang sore yang muram yang kesana kesini mencari teman yang kesana kesini mencari perasaannya yang hilang lalu ketika sekuntum mawar yang siang tadi ia petik datang lukanya yang terbuka ditutupi dengan sengaja ditutupi dengan senyuman yang sekali lagi pura-pura dan kamu tau hal buruknya sore itu kembali pulang padahal ia yang kesepian                                                                                                                                                 Tri Anisa   K                      ...

perahu

Gambar
 kali ini bukan tentangmu ini tentang perahu nelayan tangguh yang kini rapuh  tentang keramaian yang tidak kunjung ia temukan sudah dicari bahkan hingga ke dalam lemari yang ia lihat cuman sebuah kotak musik tua yang sudah tidak berfungsi yang sudah tidak ada bunyi untuk apa? dua kata yang terlintas di dalam kepalanya untuk apa sebuah kotak musik mati bagi seorang paruh baya yang sedang nestapa tidak ada jawaban sama sekali kecuali keras kepala dan egonya itu dihilabgi ''lihat pak!" sahut gadis yang juga kesepian  lihat... dunia yang sejak dari kemarin kau cari itu ada di depan mata  sudah seringkali kamu kunjungi nelayan itu hanya menghiraukan perkataan gadis kecil yang ditinggal sahabatnya pergi  pergi ke tempat bermain lain  pergi ke sebuah tempat yang tidak bisa dijangkau lagi hingga suatu sore ketika tak bisa ditebak antara mendung atau ingin menurunkan hujan  nelayan itu pergi ke sebuah kota yang tidak menawarkan apa-apa kecuali perpisahan ataupu...

Pilihan

Gambar
Sekarang pilihannya hanya dua, berhenti atau diakhiri dan seperti yang kita tau pilihan akan jatuh pada pilihan ke dua karena kita tau berhenti pada sebuah persimpangan yang hanya dipaksakan sepihak itu tidak enak Sudah akhir tahun  Apa lagi ya? yang ingin aku tuliskan  kayaknya semua sudah ku sampaikan pada catatan di gadget dan di buku harian  menyampaikan pendapat saja ya kalau boleh bilang  heran sekali rasanya  lihat orang-orang di luar sana bisa jatuh cinta sampai sekarang mungkin bagi mereka cinta adalah suatu permainan yang suatu kapan akan rusak kenapa? kenapa aku tidak seperti mereka? seperti pada umumnya? hai masa lalu kini aku sudah berani menggenggammu lebih erat lagi kini aku sudah berani menuliskanmu lagi karena aku tau diriku yang sekarang adalah teman baikmu di tahun-tahun lalu  kini, aku terima dengan lapang dada pahit manis yang sudah terjadi  toh, semua juga bisa jadi pelajaran              ...

nanti, kita akan

Gambar
nanti kita akan tiba pada sebuah tujuan yang tanpa sekat yang tidak ada batas lalu merajalela ke pikiran yang menimbulkan bunga-bunga bermekaran serupa gelombang dalam muara dan arus sungai  yang meliuk-liuk di pinggiran mencipta sebuah jalanan panjang yang penuh tuah dan keingintahuan, nanti, rasa sakit yang membasuh hati akan menjelma menjadi sebuah gelang manik-manik dengan warna abu-abu muda  yang selalu dikenakan di pergelangan atau kalau  tidak begitu akan menjelma menjadi bunga warna-warna ungu tua yang mengering di pekarangan rumah lalu jatuh ke tanah untuk sekadar usai atau selesai rasa gelisahku menjelma labirin tua yang tidak berujung, bingung mencari jalan untuk keluar, untuk kembali, dan untuk pulang  berilah ruang pada diri sendiri untuk sekadar istirahat atau memejamkan mata                                       ...

Jalanan dan Sore yang Petang

Gambar
Tujuh ekor burung warna abu-abu gelap hinggap di atas genteng di sebuah perumahan. Rumah yang cukup besar, rumah milik orang-orang yang berada. Burung-burung itu hinggap disana lalu segera pergi dan terbang satu-persatu entah kemana dan seorang manusia umur 16 tahun lebih sedang memerhatikan jalanan komplek yang baru saja selesai diperbaiki, yang becek akibat hujan tadi malam yang tak kunjung berhenti. Mungkin nanti jika aku meninggalkan halaman favoritku ini ini aku akan ingin kembali. Kembali untuk menyaksikan sepeda united warna merah tua dengan motif bunga pada setiap sisinya . Aku menulis ini untuk setiap masalah yang datang dan pergi, yang singgah dan yang sungguh, untuk diriku nanti yang butuh motivasi, aku menuliskan ini sebagai kertas dengan garis warna biru terang yang suatu saat akan kau baca Aku dirimu sendiri  Drimu yang akan selalu mencintai didalam sana, di relung paling jauh dari semestamu sendiri Aku adalah kembang pohon jati yang jatuh sebelum waktunya. Jatuh perl...